Takut dan Cemas Setelah Didiagnosis Kanker, Begini Cara Mengatasinya

AhlinyaObatHerbal, JAKARTA — Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap tanggal 4 Februari bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan, diagnosis, dan pengobatan kanker. Namun, diagnosis kanker bisa sangat menghancurkan secara emosional, membuat pasien merasa cemas dan takut.

Untuk membantu mengurangi stres kognitif, Mayo Clinic merekomendasikan untuk melakukan beberapa hal. Pertama, mengetahui informasi sebanyak mungkin tentang diagnosis kanker akan membantu mengambil keputusan pengobatan.

Melansir laman Mayo Clinic, Selasa (6/2/2024), jika rasa cemas sangat hebat, coba tuliskan semuanya. Buatlah daftar pertanyaan dan kekhawatiran Anda tentang kanker Anda, lalu tanyakan saat Anda mengunjungi penyedia layanan kesehatan Anda.

Daftar pertanyaannya mungkin mencakup, namun tidak terbatas pada, jenis kanker apa, di mana letak kanker di dalam tubuh, apakah sudah menyebar, dan seberapa besar kemungkinan untuk disembuhkan? Pertanyaan lain berkaitan dengan pilihan pengobatan serta manfaat dan efek samping pengobatan.

Mungkin masih banyak pertanyaan lain dan tidak masalah untuk menuliskannya dan menanyakan semuanya. Ajaklah anggota keluarga atau teman dekat ke pertemuan pertama Anda untuk membantu Anda mendengarkan jawaban dokter.

Beberapa orang menginginkan seluruh kebenaran secara detail. Namun, ada pula yang ingin mengetahui dasar-dasarnya dan menyerahkan keputusan kepada penyedia layanan kesehatan. Tidak ada yang salah, sesuaikan saja mana yang terbaik bagi Anda.

Jangan lupa untuk berkomunikasi dengan orang-orang terdekat setelah terdiagnosis kanker. Jika orang tidak terbuka dan membicarakan penyakit kankernya, mereka akan merasa sendirian.

Cobalah untuk terbuka dengan orang yang Anda sayangi. Tidak peduli betapa membingungkan dan menyakitkannya hal itu, bagikan pemikiran dan perasaan Anda tentang kanker dengan mereka. Komunikasi dapat membantu mengurangi kecemasan dan ketakutan yang terkait dengan diagnosis kanker.

Begitu terdiagnosis kanker, bersiaplah menghadapi banyak hal, termasuk mengharapkan perubahan fisik semaksimal mungkin. Pertimbangkan juga untuk bergabung dengan kelompok dukungan kanker untuk mendapatkan masukan dari pasien dan penyintas kanker lainnya.

Berbicara dengan orang lain yang menderita kanker dapat membantu Anda memahami perasaan Anda. Pada saat yang sama, orang-orang yang pernah mengalami situasi serupa atau penyintas kanker dapat berbagi pengalaman dan menyampaikan banyak hal selama pengobatan.

Jika pengobatan kanker berpotensi menyulitkan Anda dalam melakukan aktivitas sehari-hari, buatlah rencana untuk hal ini. Mintalah bantuan untuk mengerjakan pekerjaan rumah rutin. Jika Anda memiliki hewan peliharaan, mintalah seseorang untuk merawatnya.