Bahan Baku Cokelat Makin Mahal, Harga Kakao Global Sentuh Rekor Tertinggi

Sugeng rawuh Ahlinya Obat Herbal di Portal Ini!

JAKARTA: Harga kakao global mencapai rekor tertinggi akibat cuaca ekstrem yang mempengaruhi tanaman di Afrika Barat. Harga kakao di pasar New York mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar $5.874 per ton pada hari Kamis. Bahan Baku Cokelat Makin Mahal, Harga Kakao Global Sentuh Rekor Tertinggi

Harga bahan-bahan utama produksi coklat telah naik dua kali lipat sejak awal tahun, sehingga mendorong kenaikan harga kakao di mata konsumen dan memberikan tekanan pada pembuat coklat. Bank Mandiri Raih Penghargaan dari Alpha Southeast Asia 2023

“Secara historis, harga kakao diperkirakan akan meningkatkan pertumbuhan pendapatan tahun ini,” Hershey, salah satu pembuat coklat terbesar di dunia, memperingatkan.

CEO Michele Buck tidak mengontrol harga untuk pelanggan. “Kami tidak bisa membicarakan harga di masa depan,” katanya.

Namun seperti dilansir BBC, ia menambahkan: “Saat harga kakao berada, yang kita punya hanyalah menggunakan harga untuk melakukan bisnis.”

Pernyataan itu muncul saat Hershey mengumumkan hasil keuangannya selama tiga bulan tahun 2023 hingga 31 Desember. Laporan tersebut menunjukkan penjualan Hershey turun 6,6 persen karena konsumen terkena dampak inflasi.

Dari jumlah tersebut, bulan lalu Mondelez, perusahaan di balik merek Cadbury, mengidentifikasi peningkatan material, salah satu tantangan yang dihadapi tahun depan.

Perusahaan telah mengalami “kenaikan harga kakao dan gula yang signifikan,” kata kepala keuangan Luca Zaramella.

Pada bulan Desember, konsumen Inggris menemukan bahwa harga coklat telah meningkat setidaknya 50% pada tahun lalu.

Meskipun total inflasi makanan dan minuman di Inggris melambat menjadi 8,3% pada bulan November, kenaikan harga coklat jauh lebih tinggi yaitu sebesar 15,3%. Bahan Baku Cokelat Makin Mahal, Harga Kakao Global Sentuh Rekor Tertinggi

Kenaikan harga kakao disebabkan oleh kelangkaan di Afrika Barat yang merupakan penghasil pasokan terbesar dunia. El Nino telah mengering di Ghana dan Pantai Gading, dua produsen biji kakao terbesar di dunia.

Suhu yang memanas dan perubahan pola curah hujan yang disebabkan oleh perubahan iklim juga mempengaruhi tanaman.